Berwirausaha bagi saya adalah sesuatu
hal yang tidak menarik untuk saya bahas. Baik itu dalam forum resmi atau
yang biasa sekalipun. Banyak seminar atau workshop yang mengundang dak
kiranya menarik, tapi tetap saja membosankan saya kira jika ada
diantaranya. Itulah saya.
malam ini saya terpaksa harus suka,
senang, tertarik untuk membahasnya. Ini real, apa yang saya lihat dan
berasal dari lingkungan sekitar saya. Sehingga seluk beluk permasalahan
dan materi ‘presentasinya’ tidak membisankan.
saat ini saya sedang berada di cafe
miliki seorang rekan. Selama ini saya mengerti benar keluh kesahnya.
Sempat terpuruk hingga kini akhirnya mulai bangkit dan menata prospek
bisnis yang jauh lebih baik.
awalnya Ia membangun sebuah cafe yang
tak jauh dari kampusnya. Ia bermitra bersama 2 orang rekan lainnya.
Namun, karena mungkin peruntungan belum memihak sekitar 6 bulan lamanya
mereka gulung tikar.
Sekitar beberapa bulan kemudian, saya
melihat geliatnya mulai tumbuh. Terbukti kini, dengan rekannya yang baru
kembali membangun cafe di sekitar kampus UGM. Hasilnnya pun cukup
memuaskan sebagai langkah pemula. Saya sendiri menjadi saksinya.
Itulah keberhasilan rekan kos saya,
berbeda halnya denganku. Bila mempelajari perjuangan mereka, saya jadi
terpacu untuk ikut serta. Tapi, saya sadari bahwa sesaat setelah keluar
dari cafe yang bernama TJakroek ini, semangat itu akan luntur. Percaya
deh. Hehehe
diluar dari semua itu saya pun mulai
mengembangkan sebuah bisnis. Penghasilannyapun berupa dollar, sehingga
saya tidak teramat iri.
Semoga langkahku dan rekanku ini dapat
berjalan sukses agar orang tua dapat melihat anaknya mandiri tanpa harus
ke bank setiap akhir bulan mentransfer sejumlah uang untuk anaknya di
kota.
Sekian, terimakasih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar