Full Article
Band asal Boston, Amerika Serikat itu membuka konser bertajuk “A Dramatic Tour of Events” itu dengan lagu Bridges in The Sky. Seketika ribuan orang yang berkumpul langsung teriak histeris saat band favoritnya tampil. Selanjutnya, Build Me Up, Break Me Down, Surrounded, dan The Root of All Evil’ sukses membuat ribuan penonton terkesima. Total, malam itu Dream Theater membawakan 17 lagu dari 11 album yang mereka miliki.
Tidak ketinggalan aksi solo drum dari Mike Mangini, drummer yang baru bergabung menggantikan Mike Portnoy. Dengan drum andalannya, ia berhasil memukau ribuan penonton yang hadir pada malam bersejarah itu. Suasana semakin panas ketika Dream Theater membawakan lagu The Silent Man dengan format akustik. Spontan, semua penonton ikut larut dengan melambaikan tangan serta bernyanyi bersama-sama lagu tersebut.
Teriakan “We want more” seketika menggema saat kelima personel Dream Theater meninggalkan panggung. Tidak ingin mengecewakan penggemarnya, Dream Theater yang tampil dengan formasi lengkapnya menyajikan Pull Me Under sebagai lagu pamungkas. Sontak saja histeria para penggemar Dream Theater kegirangan dan berjingkrak-jingkrak saat lagu lawasnya dibawakan dan berhasil memberikan kesan sebagai penutup konser yang memukau.
Sebagai salam perpisahan,dari atas panggung para personil Dream Theater pun memberikan standing applause kepada ribuan penggemarnya. Melihat apresiasi penonton yang begitu besar, konser ini dipastikan sebagai salah satu konser tunggal yang cukup sukses di tahun ini.
Video
Tidak ada komentar:
Posting Komentar